Jumat, 13 Januari 2012

RUMAH SEDERHANA IKLIM TROPIS


Rumah yang saya desain ini adalah rumah sederhana yang bisa dikatakan tidak modern dan tidak tradisional. Desain yang menyesuaikan pencahayaan alami dan penghawaan yang lebih, agar tidak menggunakan listrik yang berlebih. Tidak menggunakan ac (air conditionar ) dengan begitu dapat menghemat listrik.

Jendela di buat banyak agar penghawaan dan pencahayaan dapat masuk secara maxsimal. Dengan begitu penghuni bisa merasakan nyaman pada rumah tersebut. Bukaan jendela ini juga sudah di pertimbangkan masuknya angin, agar tidak berlebih yang dapat membuat masuk angin pada penghuninya.



Masuknya sinar matahari untuk penerangan juga sudah dipertimbangkan, agar hawa panas matahari tidak masuk seluruhnya ke dalam ruangan maka jendela menggunakan sun – shading yang dapat menghambat masuknya hawa panas matahari.



Pada dinding di beri permainan tekstur dengan material batu tempel yg diperkirakan tingginya 100 cm, gunanya agar titisan air hujan tidak mengenai dinding dan tidak dapat merusak dinding.


Jadi jika disimpulkan rumah ini didesain dengan memperhatikan iklim di wilayah Indonesia. Wilayah Indonesia beriklim tropis. Dari beberapa kasus seperti pemakaian ac ( air conditioner ) yang berlebih dan pencahayaan alami ( lampu ) yang juga berlebih. Pemborosan listrik dapat dihindari apabila mendesain bangunan rumah tinggal atau lainnya memperhatikan iklim di daerah tersebut.


Sabtu, 02 Juli 2011

DESAIN POS JAGA BY DONY

Pos jaga ini di desain dengan konsep modern, karena pos ini menyesuaikan perumahan di sekitarnya. Untuk view pada pos ini menuju pada 3 arah, depan, samping kiri dan samping kanan untuk pemantauan.

Denah yang saya susun secara moderen, terdiri dari ruang jaga, ruang istirahat, ruang ganti, km/wc, dan pantri (dapur kering). Di ruangan jaga ini saya memberikan fasilitas meja dan kursi untuk memantau. Di ruang istirahat saya memberikan fasilitas 2 tempat tidur, meja, dan televisi untuk beristirahat. di ruang ganti saya hanya memberikan fasilitas lemari pakaian untuk mengganti pakaian apabila ingin bertugas tau selesai bertugas. Di km/wc saya memberikan fasilitas kloset jongkok dan bak mandi. Dan pada pantri (dapur kering) saya memberikan fasilitas kompor beserta lemari untuk menyimpan gelas, piring, panci, dan bahan-bahan lainnya.


Tampak didesain dengan konsep yang mempunyai keseimbangan asimetris, di sisi kiri dan kanan pada kanopi . Dan ditengah pada permainan dak beton yang berfungsi untuk menghambat sinar matahari, karena arah sinar matahari terbitnya pas didepan pos jaga tersebut. Begitu juga dengan tampak belakang. Pada tampak depan ini saya buat lengkung dan dijadikan jendela mati pada bagian kiri dan kanan, karena pos ini mempunyai 3 view, yang otomatis apabila sedang memantau maka akan terlihat sangat jelas.


Ditampak samping kiri dan kanan ini saya memberikan bnyak kaca mati, karena ruangan tersebut adalah ruangan pemantauan yang mempunyai view untuk memantau, dan ditambah jendela untuk penghawaan dan pintu untuk akses masuk dan keluar. Di samping, daerah blakang di beri juga jendela untuk penghawaan dan pencahayaan.











RUMAH TINGGAL LANTAI 2

Bangunan yang saya amati ini merupakan rumah tinggal yang berada di perumahan Villa Tamara, tepatnya di jalan A.Wahab Syaranie SAMARINDA.

Bentuk
Wujud pada bangunan ini mempunyai  bentuk dasar persegi pada badan bangunan, dan limas pada atap. Bangunan ini dirancang dengan menggabungkan beberapa bentuk dasar dan beberapa tambahan bentuk lainnya, sehingga bangunan tersebut menjadi menarik dan indah. Penggunaan batu alam pada bangunan ini yang berfungsi sebagai  memperindah  facade bangunan.
Bangunan ini  mempunyai warna krem muda yang cukup sesuai dengan lingkungan sekitarnya.
Bangunan ini juga memiliki 2 tektur yaitu halus dan kasar. Halus pada dinding  utama, dan kasar pada dinding  batu tempel.
Inersia visual dari bangunan ini ialah tertuju pada muka bangunan yang sering teramati oleh mata telanjang.
Bangunan ini dapat di katakan mempunyai keseimbangan asimetris (seimbang tapi tidak simetris) karena pada sisi kanan dan kiri bentuknya berbeda, tapi besar ukuran luasnya sama.
Rytme (irama) pada bangunan ini terletak pada jendela dan pintu yaitu ventilasi.
Besar bangunan yg terdapat di gambar jelas membedakan perbandingn dengan benda sekitarnya, seperti mobil dan tanaman yang membedakan skala bangunan tersebut.
Bangunan ini memiliki 2 view. Yaitu depan dan samping kanan, karena di belakang dan disamping kiri terdapat bangunan lain. Akses yang terdapat pada bangunan ini ialah pada muka bangunan.
Di sekitar taman di beri tanaman untuk mengatasi Noise (kebisingan ) dari benda yang lewat di sekitar bangunan.

STRUKTUR
1. Pondasi
Pondasi pada bangunan ini menggunakann pondasi foot flat.
pondasi ini mampu menahan beban pada bangunan ini.

2. Dinding
Dinding bangunan berlebar 13, karena bangunan ini menggunakan bata daerah kalimantan.
3. Kuda- kuda

Bangunan ini menggunakan kuda-kuda kayu 6/12.
Kuda-kuda ini mampu menahan beban dari atap.

Bangunan ini cukup terkesan Indah jika dilihat mulai dari permainan bentuk, warna, dan tekstur. Rumah ini juga dapat membuat nyaman bagi penghuninya, apalagi lokasinya yang terletak di wilayah yang strategis.